...D I A...
Dia punya telinga untuk mendengar
Dia punya tangan untuk menolong
Dia punya hati untuk merasakan
Dia punya segalanya buatku
waktu, pikiran, tenaga, perasaan
Sampai tak pernah kusadari
bahwa dia memberikan segalanya buatku
Dia setia dan akan selalu setia
bahkan dia tidak punya hati lagi
Untuk berpaling ke tempat lain
Dia juga memberikan kasih dan hidupnya
kepada semua orang yang membutuhkannya
Tetapi tidak sedetikpun dia pernah meninggalkanku
Tidak sedetikpun
Selalu berjalan bersamaku
melalui hari-hari
Meski terkadang
kehadirannya tak tampak bagiku...
Pangkalan Jati, Oktober’95
Dari dia untukku dalam bahasaku


0 Comments:
Post a Comment
<< Home